. K R I T I K .

Secara Etimologis, Kritik berasaL dari bahasa Yunani Kuno “Kritikos”, artinya “yang membedakan”. Kata ini sendiri diturunkan dari Bahasa Yunani Kuno “Kries”, artinya Orang yang memberikan pendapat beralasan atau anaLisis, pertimbangan niLai, interpretasi atau pengamatan, istiLah ini biasa dipergunakan untun menggambarkan seorang pengikut posisi yang berseLisih dengan atau menentang objek yang dikritik.
Kritik rasanya ibarat minum kopi, yang kaLo dikasih sedikit guLa jadi manis tapi juga masih ada rasa pahitnya. TinggaL baLik Lagi ke kitaNya, bagaimana mencerna sebuah kritikan. Kritik bisa menjadi motiuasi buat orang Lain tau diri kita sendiri, tapi ada juga Kritik yang bersifat Destruktif atau merusak. KaLo kita emosian dan memang susah menerima Kritikan, dibiLang bajunya nggak rapi saja misaLnya marahnya bisa Lebay dan akhirnya jadi musuhan.

 

ARTI sebuah KRITIK .
Baiknya, kita tidak urah iLfiL atau anti pati sama yang namanya kritik. Secara Manusia yang normaL, kita semua pernah meLakukan kesaLahan. Ingat. . . tidak ada orang yang sempurna di dunia ini. Jadi kritik merupakan haL yang wajar dan biasa. Justru dengan diKritik kita jadi makin bisa mengintrospeksi diri sendiri, apa saja kekurangan dan keLebihan kita.
Dengan bisa menerima Kritik, tidak cuma mereka yang mengharapkan kita menjadi Lebih baik, tapi juga bermanfaat buat diri kita sendiri. Jadi. . . jangan Langsung marah duLu. Banyak cara yang bisa kamu Lakukan kaLopun akhirnya kamu haru berhadapan sama teman yang kritikannya cenderung sirik. SaLah satunya, Cuek, biarkan saja kritikan mereka, masuk dari kuping kiri, LaLu keLuar dari kuping kanan. Tidak usah dipikirkan, mereka cuma ingin menutupi kekurangannya sendiri .

 
Bagian – baian Penting dari KRITIK .
Menurut saLah satu teori yang pernah dipeLajari oLeh seorang psikoLogi, ada beberapa bagian atau Langkah – Langkah penting yang bisa diLakukan buat menyikapi Kritik yang bermacam – macam jenisnya :
> MENYERANG .
Meminjam pepatah daLam perang yang biLang, Pertahanan yang baik daLam sebuah perang ada Menyerang, artinya kita perLu berhati – hati kaLo berhadapan dengan orang yang seperti ini. Karna orang yang tipikaLnya seperti ini, kaLo Dia meLakukan sebuah kesaLahan dan diKritik oLeh orang Lain, seLaLu Lebih gaLak dari Lawan bicaranya. Cara ini boLeh juga dicontek, tapi jangan sampai keLewatan, karna bisa – bisa kita diCap sebagai orang yang otoriter dan tidak mempan Kritik .
> MENDENGAR .
Di beLahan Dunia mana saja tidak ada manusia yang senang diKritik. Waktu kita sendiri diKritik misaLnya, pasti akan berusaha ngeLes atau mengeLak sebisanya. MuLai dari komentar “Nggak benar tuh. . . !”, “Kamu semua saLah” dan sebagainya. BoLeh saja kita menoLak, tapi setidaknya buka teLinga kita dan dengarkan, karna setiap Kritikan itu pasti ada pesan penting, yang bisa kita peLajari. Jadi. . . Stop the argue and try to Listen !. Dari pada ngeLeh terus mendingan kita berfikir positie dan mengintrospeksi diri kita Lagi supaya menjadi manusia yang Lebih baik .
> PAHAMI DAN PELAJARI .
CobaLah memahami secara Obyektif. SeteLah kamu mendengarkan dengan teLiti, PeLajari dan pahami, benar atau tidak yang mereka ucapkan tentang diri kita?. Kenapa orang Lain bisa punya pikiran negatif, punya pendapat jeLek tentang kita?, Pasti akan ada manfaatnya sehingga kita menjadi Lebih baik. SebaLiknya, kaLau menuruti emosi, kita tidak bisa dapat masukan apa – apa. Yang ada cuma perasaan kesaL dan bukan tidak mungkin pengen membaLah baLik, semua tuduhan yang mereka biLang .
> TERIMA KASIH .
BiLang terima kasih kepada orang – orang yang sudah memberi Kritikan kepada kita itu perLu dan bermanfaat, SeLain nujukin kaLau kita itu adaLah makhLuk yang punya jiwa besar, ucapan Terima kasih itu juga membuat hati kita Lebih adem. Kritikan yang kita terima tidak seperti tantangang perang. Karena kritikanLah kita bisa jadi orang yang Lebih baik .
> INTINYA .
Setiap orang berhak punya pendapat mereka masing – masing. Sah – sah saja kaLau orang Lain mengkritik dan memberi saran buat kita dengan begitu juga sebaLiknya. Kita bebas memiLih Kritik, mana yang bisa kita terima dan mana yang harus dibuang. Kita tinggaL pastikan Lagi kesaLahan dan keLaLaian sehingga bisa diperbaiki menjadi makin baik .

By athirathira

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s